Hari Raya Idul Fitri 1430H

Hari raya merupakan hari yang dinanti oleh semua umat muslim yang telah menjalankn ibadah puasa selama 30 hari. Kebiasaan mudik pun adalah sebuah tradisi bagi setiap orang yang merantau ke daerah lain dari kampung halaman untuk bekerja. Begitupun aku dan keluargaku yang alhamdulillah selalu melakukan tradisi tersebut. Tahun inipun keluargaku sudah berencana untuk mudik ke kampung halaman kedua orang tuaku. Untuk berlebaran bersama keluarga besarku. Bertemu dengan sanak saudara melepas rindu karena sudah lama tidak berjumpa.

Beberapa hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba, pemerintah daerah meberitahukan pentapan tanggal Hari Raya utuk merayaka secara serentak seIndonesia. Tepatnya tanggal 20 September 2009. Pemerintah menyebarkan informasi tersebut melalui media cetak dan elektronik.

Bersiap untuk berlebaran di kampung halaman akudan keluargaku menyiapakan semua keperluan yang kami butuhkan untuk berlebaran dan keperluan yang dibutuhkan dalam perjalan menuju kampung halaman. Aku juga membawa oleh-oleh untuk sanak saudara di sana. Selama beberapa hari sebelum kami berangkat, aku selalu mengikuti berita mengenai lalu-lintas arus mudik. Untuk saat ini teknologi semakin maju, bisa dengan mudah mendapatkan informasi tentang arus mudik. Ayahku mancari waktu yang tepat untu kami berngkat, agar tidak terkena macet di jalan.

Hari itupun kami berangkat, dua hari sebelum hari raya tiba. Kami tetap bisa memantau kondisi jalan melalui televisi yang ada di mobil ayahku. Awalnya perjalanan kami lanacar, tapi waktu kami akan mendekati tol Cikampek perjalan kamipun terhambat, kendaraan padat merayap macetpun terjadi.

"Oooiiiaa... aku lupa memperkenalkan siapa aku. Aku seorang mahasisiwi di salah satu universitas di Jakarta. Namaku Agustina Dewi. Aku mempunyai dua orang adk perempuan yang masih duduk di bangku SD dan SMA. Kami hendak menuju Solo, kampung halaman kami desa dimana kedua orangtuaku lahir".

Tol Cikampekpun sudah dilewati, perjalan panjangpun kami lanjutkan. Dalam perjalan aku melihat banyak sekali spanduk iklan dari bebagai perusahaan. Banyak juga tenda-tenda peristirahatan yang disponsori oleh perusahaan-perusahaan minuman, obat masuk angin dan lain-lain.

Dalam perjalan adikku yang kecil sudah merasa bosan. Dia rewel terus. Untung aku membawa minigame untuk di mobil, jadi adikku idak rewel lagi. Begitu majunya teknologi sekarang yang banyak memberikan kemudahan untuk kehidupan kita sehari-hari.

"Sudah dulu ya ceritaku karena perjalanku menuju kampung halaman kami masih jauh. sampai jumpa diceritaku selanjutnya. Oh ya.. aku lupa untuk mengingatkan kepada semua pembaca ceritaku bahwa teknologi itu sangat dibutuhkan dan berperan penting dalam kehidupan kita. Untuk itu kita juga harus bisa memajukan teknologi di negara kita. Bagaimanapun caranya. Kita lakukan semampu kita. Untuk memajukan Bangsa".

Tobe Continue....

Komentar

Postingan Populer